Ambang
Dustakah engkau?
Waktu kau bilang 'tuk
Ikuti jejakmu
Menyusuri jalanan timur Jakarta
Hingga kaki bukit lembah bunga
Dari tapak-tapak yang kulalui
Berharap kau muncul
Walau sekelebatan memori
Yang tak pernah singgah barang sejenak
Sebab aku tak berada di sana
Waktu engkau jaya-jayanya
Berkendara pongah dengan si raja jalanan
Klakson bersahut-sahutan
Atau ketika kau susuri hutan sawah
Berjalan menuju pasar
Menaiki bus tiga perempat
Yang tak pernah kutahu rupanya
Berulang kali kucoba tapaki jalan yang sama
Namun kau malah meniti jalan menuju Tuhan



Comments
Post a Comment