Kuat

 
Sumber gambar : travel.detik.com

Sore itu, di sebuah taman yang kosong. Hanya beberapa langkah saja dari jalan raya. Tempat itu sepi, berbanding terbalik dengan jalanan yang ramai tak usai-usai.

Kau duduk terdiam di sebuah bangku. Pandanganmu kosong menuju kendaraan yang lalu-lalang di jalan itu.

Perasaan sesal bergumul dalam dadamu. Belum pernah kau merasakan penyesalan demikian dalam. Setitik air jatuh dari pelupuk matamu. Ya, hanya setitik. Kau usap dengan lengan bajumu segera, seraya kembali mengulas senyum. Agak terpaksa, namun senyum tetaplah senyum.

Domino effect. Sebentuk frasa berputar dalam kepalamu. Suaranya memantul, lagi, lagi, dan lagi.

"Kau tahu," ucapmu pada kawan di sisimu yang tak nampak itu. "Seberapa besar rasa sesal, seberapa sering aku gagal, sulit bagiku untuk menuangkannya dalam tangis. Aku perempuan. Aku pernah kehilangan banyak hal berharga."

"Katakanlah," ujarmu pada kawanmu. "Apa benar hatiku sekeras batu?"

Tidak, tidak mungkin. Kawanmu memelukmu erat. Justru kaulah perempuan terkuat yang pernah kutemui.


Comments

Popular Posts