Once Upon a December (2)

 2020 is the most shitty year, isn't it? 

Ah, tapi kabar baiknya, seorang Muslim selalu diajarkan untuk senantiasa bersyukur. Hal yang tampak baik ataupun buruk, sejatinya sama-sama mengandung kebaikan, bukan? 

Teruntuk yang masih mampu bertahan hingga penghujung 2020, bersyukurlah. Allah masih mempercayakan napas yang panjang agar tenaga dan pikiranmu mampu dimaksimalkan untuk beribadah. 

Nggak, bukan saatnya berburuk sangka. Bahkan sehelai daun yang gugur pun tak luput dari suratan takdir-Nya.

Ketika semua hal tentangmu telah tergariskan; hidupmu, rezekimu, matimu, bukankah seharusnya kau lebih tenang? Dia, yang nyawamu berada dalam genggaman-Nya, telah menjamin segala hal tentangmu. Tugasmu tinggal beribadah pada-Nya. 

Sederas apapun hujan di bulan Desember. Seganas apapun badai yang akan menghadang. Akan tiba saatnya bunga-bunga kembali bersemi di bumi. Jika bukan di dunia, maka di taman surga nanti. 

---

Biasanya aku nulis rada panjang. Ah, liat nanti aja lah. 

Comments

  1. Halo , aku tunggu lanjutannya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, sepertinya tidak akan ada lanjutan spesifik utk ini 😄
      Anyway terima kasih sudah mampir, siapapun dirimu hehe

      Delete
  2. Replies
    1. U too, and thank you. It means a world to me.

      Delete
  3. Replies
    1. U too :)
      Thanks for stopping by hehe

      Delete

Post a Comment

Popular Posts